6 Cara Hemat Listrik Agar Tagihan PLN Terkendali

Lampu Listrik Pijar

Cara hemat listrik – Jika dulu ada pepatah “hemat pangkal kaya”, maka “menghemat listrik menyelamatkan dunia” Lho kok bisa?

Penggunaan listrik yang terkendali akan berdampak baik untuk lingkungan dan dunia. Emisi karbon yang dikeluarkan untuk membangkitkan tenaga listrik bisa dikurangi, jika kita bisa dengan bijak menghemat penggunaan energi listrik.

Di sisi lain, menghemat listrik juga berarti menghemat pengeluaran rumah tangga. Sangat bermanfaat untuk membantu mengatur pengeluaran bulanan.

Tips Menghemat Energi Listrik

Dikutip dari berbagai sumber, setidaknya ada 6 langkah sederhana yang bisa kita lakukan untuk menghemat listrik.

Nyalakan lampu hanya di malam hari atau saat cuaca gelap

Atur penggunaan cahaya lampu untuk menghemat listrik
Atur penggunaan cahaya lampu untuk menghemat listrik

Terkadang banyak kita temui di beberapa rumah, lampu tetap menyala hampir 24 jam. Padahal lampu tidak sedang dipakai.

Mematikan lampu saat cukup cahaya di siang hari bisa membantu menghemat listrik. Biasakan juga matikan lampu ruangan selain kamar tidur ketika hendak beristirahat malam.

Menghemat listrik menyelamatkan dunia

dengan menghemat listrik, kita ikut membantu mengurasi emisi karbon dari hasil pembakaran bahan bakar fosil di pembangkit listrik

Gunakan Lampu LED

Lampu LED lebih hemat listrik - Cara hemat listrik
Lampu LED membutuhkan lebih sedikit daya listrik untuk menyala

Mungkin sekarang ini sudah hampir tidak ada yang memakai bohlam lampu pijar biasa. Umumnya lampu yang dipakai sekarang di rumah-rumah adalah lampu CFL atau Lampu Hemat Energi (LHE).

Meskipun lampu jenis ini sudah relatif hemat, tapi lampu jenis LED jauh lebih hemat.

Jika akan mengganti lampu, sebaiknya kamu pertimbangkan memilih lampu LED. Selain lebih hemat, juga lebih terang dan tahan lama.

Matikan peralatan elektronik yang tidak dipakai

Kamu masih sering meninggalkan tv menyala di ruang keluarga padahal kamu sedang di kamar rebahan? Hindari kebiasaan ini jika kamu ingin menghemat listrik.

Bukan hanya TV, tapi juga berlaku untuk peralatan elektronik lainnya yang sering ditinggalkan menyala. Seperti kipas angin, AC, dan lampu.

Cabut charger ponsel

Cabut colokan charger setelah selesai mengisi daya
Setelah selesai mengisi daya ponsel, segera cabut dari stop kontak

Setelah mengisi ulang bateri ponsel, jangan lupa cabut juga kepala charger dari stop kontak atau lubang colokan listrik.

Biasanya, kebanyakan dari kita hanya mencabut kabel chargernya saja tapi lupa mencabut kepala chargernya.

Meskipun mungkin hanya memakan daya listrik kecil, kepala charger yang tidak dicabut bisa mengakibatkan pemborosan energi.

Hemat air keran

Tidak membuang-buang air bisa jadi langkah untuk menghindari pemborosan listrik, selain tentunya pemborosan air.

Jika kita tidak menghemat dan bijak dalam menggunakan air, pompa air akan sering menyala. Dan seperti kita tahu, peralatan dengan motor listrik seperti pompa air dan kipas membutuhkan daya besar untuk bekerja.

Gunakan terminal dan kabel tembaga berstandar

Kabel terminal listrik berstandar SNI
Gunakan terminal listrik tambahan dengan bijak

Ketika membutuhkan colokan yang banyak, biasanya kita akan menggunakan terminal colokan listrik tambahan.

Pastikan terminal dan kabel yang dipakai adalah yang memiliki standar SNI untuk sambungan listrik. Kabel dan terminal yang tidak standar seringkali menimbulkan panas yang berarti energi listrik terbuang alias boros.

Selain itu, terminal dan kabel berkualitas rendah rentan mengalami korsleting. Hal ini juga berisiko mengakibatkan kebakaran.

Banyak cara yang bisa diterapkan untuk menghemat listrik. Kamu bisa memulainya dengan hal-hal sederhana di atas.

JANGAN KETINGGALAN PROMO TERBARU

Daftarkan emailmu untuk menerima promo, kode kupon, voucher dan informasi belanja terbaru dari Sadiskon. Gratis!

Scroll to Top